Category: Poems


Jalanku..

Dinginnya pagi takkan sedingin embunku..

Membeku dalam setiap butir yang jatuh kebumi..

Tiupan angin barat yang menerpa tubuhku,

Aku yang terendus sepi menapaki jalan ini sendiri..

Beralaskan kaki dan beratapkan langit kelabu yang mulai menghitam

Menelan setiap berkas cahaya yang masih tersisa..

Detik itu, jalanku mulai terjal berbatu,

Dan embun yang tadinya menemaniku mulai berganti hujan yang perlahan-lahan mulai jatuh di tubuhku..

Bukan apa-apa, yah….semua ini belum apa-apa..

Dan takkan berarti apa-apa jika jalan ini tak kuselesaikan..

Meski badai menerjang, hujan membasahiku, angin menerpaku,,

Semua itu memang belum apa-apa..

Tak sebanding dengan apa yang ada di penghujung jalanku nanti..

Dan mungkin masih banyak lagi yang lebih berat dari ini, dan aku tak boleh berhenti sampai disini..

Bukan hari ini, yah..memang bukan hari ini..

Ada hari dimana aku akan berhenti berjalan, hari dimana aku telah menemukan yang kucari, hari dimana aku telah sampai dipenghujung jalan ini, dan hari dimana aku menghembuskan nafas terakhirku..

Karena aku takkan berhenti jika ajal belum menjemputku..

Illuminated

You are the one, who give me power to stand up..

You are the one, who raise me up when i was get down..

You are the one, who fill all of my heart..

Be the one that i love,

I realize that i really can’t stay away from you..

I can’t life without you,,

Baby…

I take breath within remind your face,

I step my leg within say your name..

I just want you to know that you have illuminated me…

Untitled

Sayang…

Tanyalah padaku pada apapun yang engkau ragukan…

Ungkapkanlah padaku sesuatu yang ingin kau sampaikan..

Ceritakanlah padaku tentang semua keluh kesahmu..

Lepaskanlah gundahmu dan rebahkanlah kepalamu di pundakku..

Agar hilang semua tangismu..

Sayang..

Tahukah dirimu???

Saat dirimu menangis, saat itu pula setiap nafas yang kuhirup terasa sesak..

Saat itu pula, jantungku merintih pilu..

Saat itu pula, waktu yang mengalir terasa berhenti disampingku..

Semua yang ada di diriku menahan perih..

Karena melihatmu menangis..

Sayang..

Jika aku boleh memilih, akan kulakukan apapun agar tak ada lagi tetes air mata di pipimu..

Agar tak ada lagi luka di hatimu..

Agar tak ada lagi perih di hatimu…

Biarlah semua itu kutanggung, agar aku tak melihat lagi air mata jatuh di pipimu..

Sayang..

Bukankan pernah kukatakan padamu??

Sayangku padamu melebihi sayangku pada diriku sendiri dan semua yg ada didunia ini…

Untuk semua cinta dan sayangku padamu, aku akan berusaha sekuat tenaga, aku akan berjuang dengan semua kerja kerasku untuk memenuhi setiap keinginanmu,  dan akan ku hadapi semua halangan dan rintangan di depanku..

Agar engkau kembali tersenyum…

Karena senyum di bibirmu lebih dari cukup untuk membayar semua perjuanganku…

Karena hanya senyummu lah yang dapat mendamaikan hatiku…

Dan karena hanya dirimu lah, seseorang yang sangat kucintai…

Senandung rindu..

Malam ini…

Ribuan bintang bertaburan, saling mengerlipkan cahaya terang..

Bulan pun malu-malu bersembunyi dibalik awan kelabu…

Anginpun bertiup syahdu melambaikan daun-daun..

Diriku yang sendiri disini, merindukan dirimu..

Wahai bintang, kirimkanlah seberkas cahaya cintaku untuknya, agar selalu damai hatinya..

Wahai bintang, sinarilah setiap malamnya, jagalah ia saat tidur lelapnya, dan temanilah ia selalu dalam setiap mimpinya..

Wahai angin sampaikanlah salam rinduku kepadanya, agar tenang jiwaku mencintainya…

Senandung rinduku…

Mozaik..

Hujan turun lagi, kulihat awan menggantung kelabu di langit mendung..

Membasahi setiap sudut kota ini, aku disini terdiam terpaku membisu..

Dalam keramaian kota yang disesaki orang-orang berpayung..

Detik demi detik berlalu diantara gemuruh kendaraan yang menderu..

Aku seolah berada dalam kepungan waktu, berjalan menapaki setiap lorong penuh misteri, mencari potongan mozaik diriku..

Siluet-siluet hitam berkabut lalu lalang datang dan pergi..

Perkataan dan ucapan riuh menyambut, bagai badai musim dingin..

De javu ini masih saja tak hilang, memaksaku berdiri di sebuah jalan sepi tak berpenghuni.

Namun aku masih saja mencari, potongan mozaik diriku yang aku sendiripun tak tahu dimana ia berada..

Bias-bias cahaya mentari senja menyadarkan lamunanku..

Sungguh ditempat yang berbeda, dan waktu yang berbeda pula..

Aku berada disampingmu, disisimu, dalam tatapan dan senyuman manismu..

Dan kini…aku menyadari bahwa mozaik itu telah kutemukan..

Mozaik itu adalah dirimu, cintamu, dan semua yang ada pada dirimu…

aku mencintai cintamu..

Dalam rindu ini, dirimu selalu hadir dalam setiap langkahku..

Diantara dirimu dan diriku ada cinta yang tak terhingga..

Cinta yang tak lekang oleh waktu, tak pudar oleh keadaan..

Bahagia ini telah terpatri dengan amat kuat..

Tahukah engkau sayangku, dirimu sangat berarti bagiku..

Dan aku sangat yakin padamu, dan cinta ini..

Karena aku mencintaimu, semua yang ada pada dirimu..

Dan aku mencintai cintaimu..

Dedicated to Wahyuni Rahmayani

Senyummu membuatku terpaku, menggetarkan relung jiwaku..

Tawamu laksana embun, menyejukkan ruang hatiku..

Tahukan engkau wahai bidadariku??

Bahwa ku benar-benar tak sanggup hidup tanpamu..

Bahwa ku benar-benar tak sanggup kehilangan dirimu..

Andai matahari tak terbit esok hari, kan kulakukan apapun agar kau tersenyum..

Dan kan ku buat bahagiamu, hingga nafasku terhenti..

Andai aku harus memilih, diantara hidup atau mencintaimu..

Aku akan menggunakan nafas terakhirku untuk mengatakan bahwa ku sangat menyayangimu..

With love

dedicated to Wahyuni Rahmayani

cintaku seluas samudera..

Pernahkan engkau sejenak  berpikir..

Dalam kesunyian dan kesepian hati yang mengharu biru..

Ditebari awan yang mengantung, ditemani rembulan yang menyanyikan lagu rindu..

Terkadang dalam kelam yang menyayat

Udara yang mulai sesak..

Dalam gemuruh angin dan badai yang menghempas lautan…

Saat sesosok siluet hadir dalam rupamu..

Meniupkan nafas cinta yang telah lama sirna..

Diantara lautan dan pantai berkarang..

Kupahat cinta kita dilangit biru agar engkau bisa melihatnya setiap waktu..

Agar engkau tahu, bahwa cintaku padamu..

Seluas samudera..

kepadamu…cinta itu…

Adakah arti hadirku benar-benar seperti yg telah kaukatakan?
Jujur..aku pun harus mengakui,,
Aku menemukanmu saat hatiku tak lagi berbentuk, telah tercabik-cabik oleh cinta..
Bahkan aku pun tak percaya lg tentang cinta..
Saat itu cintaku telah kubuang jauh agar tak lg dapat kutemukan..
Saat itu kau pun hadir dan membawa kembali hatiku, hati yg penuh cinta, hati yg diisi oleh kasih sayangmu..

Apakah ini sebuah keajaiban ataukah ini memang jalan yg ditetapkan Tuhan? aku tak tahu jawabannya..

Namun yg pasti aku tahu..Aku sangat menyayangimu

(sebuah puisi balasan)

dedicated to Wahyuni Rahmayani

Sayangku…

Benar, ku sangat menyayangimu,,,

Memang benar ku sangat menginginkanmu…

Lebih dari apapun di dunia ini…

Kau tiupkan nafas cintaku..

Kau lah penerang jiwaku..

Pelipur laraku…

Tempatku berbagi rindu..

Tempatku menumpahkan seluruh isi hatiku,…

Dirimulah pengukir senyum di wajahku..

Penghapus setiap tetes air mataku..

Kau lah malaikat pelindungku,,

Pengisi setiap ruang di hatiku,,

Yang menempati tempat terindah di hatiku…

Kau tak hanya belahan jiwaku..

Engkau adalah nyawaku..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.